Mak Comblang Itu Bernama Buah Hutan Kalimantan (Cerpen Kaekaha)
Nama lengkapnya Purwanto, tapi semua orang di Unit Layanan Kesehatan Pembantu (Pustu) di pedalaman Balangan, Kalimantan Selatan itu memanggilnya Mas Pur! Terdengar akrab, sederhana, dan njawani.***Baru dua minggu…
Temuilah Aku, di Atas Punggung Buaya (Cerpen Gagah Pranaja Sirat)
Cepat atau lambat, Mardan akan membunuhku. Dengan bantuan Bajul, pasti lebih cepat. Estimasi kurang dari tiga hari, tubuhku mungkin sudah terpisah jadi empat bagian. Mardan adalah mantan tukang…
“Dream Mart” Penjual Mimpi (Cerpen Nina Sulistiati)
Bram memandang lembar salinan ijazah yang hampir lusuh di tangannya. Entah sudah berapa ratus kali dia membawa salinan ijazah ini berkeliling tempat demi memperoleh pekerjaan. Hasilnya nihil. Dia…
Jadi Tumbal Proyek (Cerpen Budi Susilo)
Geraham gemeletuk. Wajah kakek mengeras. Memerah. Pandangannya menembus langit-langit muram. Ruang kusam terasa beku. Bibir keriput bergetar, “Jangan dekati mereka. Kau akan jadi tumbal proyek.”***Aku membenamkan diri pada…
Monster (Cerpen Rifky Alfarisyi Al Ikhsan)
Sejak kecil saya sudah bilang: saya berjanji jika saya sudah dewasa nanti, saya tak pernah ingin menjadi seperti ayah saya. Melihat ayah saya mengamuk adalah pemandangan biasa yang…
Fragmen Ruang Darah (Cerpen Tia Sulaksono)
Ada amis menjalar melalui hidung. Amis ini amis darah. Aku masih bisa mengenalinya di antara bau lap basah dari kain penutup kepalaku. Dan benar saja, ketika lelaki yang…
Dafa dan Sepeda Merah (Cerpen Syahrul Chelsky)
Di sebuah desa kecil bernama Suka Ria, tinggal seorang anak laki-laki bernama Dafa. Ia duduk di kelas 5 SD. Rambutnya lurus, kulitnya agak sawo matang, dan matanya selalu…
Makan Pelangi (Cerpen Tia Sulaksono)
“Tapi ini gak enak, Ma,” tolak Lula ketika sang mama hendak menuangkan tumis kangkung ke dalam piringnya yang hanya berisi nasi dan sosis.***“Coba dicicip sedikit.” Mama Lula tak…
Pelangi (Cerpen Varaziza)
Ada pelangi dalam mulutnya. Terjun bebas seperti air muntah. Muntahannya merambat, menyelusup dalam rongga dada, menjelma jingga. Dibelainya ruang navigasi bocah laki-laki berusia 12 tahun itu, mengecup pelan…
Di Bawah Atap Lobo (Cerpen Taufiq Agung Nugroho)
Di bawah atap Lobo yang tak pernah berbohong, satu cinta lama membuka luka, dan kampung Pipikoro pun dipaksa memilih antara adat atau ampunan.***Angin turun pelan dari lereng. Membawa…
