Kopaja71

Reportase KotekaTalk-146 (Kerja Sama Dengan Kopaja71 dan Inspirasiana)

Mendengar langsung melalui percakapan bersama Narasumber terpilih (Pak Chanang) sungguh membantu mengimajinasikan tulisannya yang menyabet gelar Juara II Lomba Opini Wisata Jakarta Paling Menarik Menurutmu.
…

Berada di selatan Jakarta dan tidak jauh dari kediaman Beliau, Taman Margasatwa Ragunan merupakan opsi wisata untuk dikunjungi bersama keluarga. Bisa dengan anak-anak, boleh pula bertemu keluarga lain, atau reunian teman.

Banyak fasilitas disediakan di sana, mulai dari toilet difabel, sepeda untuk olahraga, kantin, dan tentunya kandang para binatang yang menarik sebagai objek foto.

Tangkapan Kotekatalk-146, kerja sama Kotekasiana dengan Kopaja71 dan Inspirasiana, sumber: dokumentasi Kopaja71.

Orangtua juga bisa memberi pengenalan, pemahaman, dan pembelajaran tentang kebiasaan binatang kepada para anak. Barangkali untuk pertama, anak takut melihat. Tetapi, lama-kelamaan dapat sirna karena penjelasan pun pendampingan. 

Pemikiran pada sebagian orang bahwa berkunjung ke kebun binatang seperti sedang mengunjungi “saudara” sendiri sebaiknya dihilangkan. Karena pada dasarnya, banyak yang boleh dipetik seusai mengunjungi kebun binatang. Sebuah tempat yang asyik dan nyaman untuk berwisata bersama keluarga.
…
7 Oktober 2023.

Related Posts

Memaknai Kemerdekaan sebagai Guru yang Sederhana (Artikel Hamdali Anton)

Saat saya memulai menulis artikel ini, waktu menunjukkan pukul 13.56 WITA. Di Samarinda. Hari Senin, 17 Agustus 2026.***Hari kemerdekaan Indonesia ke-81. Pertanyaan yang paling mendasar: Apa yang sudah…

Di Balik Merah Putih, Ada Perjuangan (Artikel Kiki Wahyuni)

Kemerdekaan bukan hanya ikut upacara 17 Agustus. Kemerdekaan juga berarti bersyukur karena masih ada kesempatan belajar, punya cita‑cita, mengasah diri, berkarya, dan melakukan hal-hal positif bagi Indonesia. Pemahaman…

Merdeka dengan Karya-Karya Kreatif yang Menginspirasi (Artikel Kaekaha)

Setiap memperingati hari kemerdekaan Indonesia, termasuk 17 Agustus tahun ini yang telah menginjak usia ke-81, sering kali kita terjebak sebatas dalam seremonial untuk membingkai narasi-narasi besar sejarah perjuangan…

Menua di Jalanan, Saya (Pernah) Memilih “Tereliminasi” (Artikel Kaekaha)

Setiap sudut Jakarta adalah ruang sidang terbuka bagi memori. Bagi jutaan manusia yang menggantungkan hidup atau sekadar melintasinya, kota ini bukan sekadar hamparan beton, melainkan sebuah organisme hidup…

Dari Bantar Gebang, Aku Belajar Mencintai Jakarta (Artikel Ditta Atmawijaya)

Jedug! Perahu karet yang kami tumpangi mendadak berhenti di tengah riak arus Ciliwung River Adventure. Dayung terus dikayuh, tetapi perahu tak bergerak. Dasarnya tersangkut pada anyaman jaring limbah…

Jakarta, Antara Kenangan yang Menetap dan Kota yang Terus Tumbuh (Artikel Sharfina)

Bagi jutaan perantau dan warga lokal, Jakarta bukan sekadar koordinat di peta, melainkan kumpulan memori yang tertinggal di sudut-sudut jalannya. Wajah Jakarta boleh terus bersolek dengan gedung modern…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *