Jadi Tumbal Proyek (Cerpen Budi Susilo)

Geraham gemeletuk. Wajah kakek mengeras. Memerah. Pandangannya menembus langit-langit muram. Ruang kusam terasa beku. Bibir keriput bergetar, “Jangan dekati mereka. Kau akan jadi tumbal proyek.”***Aku membenamkan diri pada…

Isat: Wanita Penerang dan Penggerak Desa (Artikel Meliana Aryuni)

Wanita bertubuh mungil, berkulit cokelat, berjilbab hitam, tersenyum pada saya, lalu ia menghampiri saya di kamar. Senyumnya masih sama, meskipun usianya kini memasuki 50 tahun. Suara khasnya dengan…

Api Kemanusiaan Aloysius Bayu di Gerbang Gereja Santa Maria Tak Bercela (Artikel Greg Satria)

Dalam perjalanan hidup yang serba cepat dan penuh ketidakpastian ini, kita sering mencari definisi dari keberanian sejati. Apakah ia lahir dari latihan militer yang ketat, ataukah ia murni…

Matinya Seorang Cemerlang (Cerpen Rio Nalanda Junior)

Pam menutup buku Jejak Langkah, lalu melangkahi pintu, setelah menyandarkan pemaknaan dalam hanya tempurungnya. Kemudian ia meludah, sementara mentari sudah menggantung di hamparan pemukiman padat penduduk. Waktu baginya…

Suanggi (Cerpen Mariemon Simon Setiawan)

“Pernah dengar suanggi yang tabrak tower TVRI?” tanya Ama Laka.***“Pernah, Bapak.” “Iyaa, Bapak. Katanya dia baru pulang dari Konferensi Suanggi di China. Apa itu benar?” jawab Pice setengah…

Monster (Cerpen Rifky Alfarisyi Al Ikhsan)

Sejak kecil saya sudah bilang: saya berjanji jika saya sudah dewasa nanti, saya tak pernah ingin menjadi seperti ayah saya. Melihat ayah saya mengamuk adalah pemandangan biasa yang…

Fragmen Ruang Darah (Cerpen Tia Sulaksono)

Ada amis menjalar melalui hidung. Amis ini amis darah. Aku masih bisa mengenalinya di antara bau lap basah dari kain penutup kepalaku. Dan benar saja, ketika lelaki yang…

Salam Maria (Cerpen Auranita Gibrani Darmawan)

“Mas, bangun, Mas!” teriak wanita berambut panjang yang tergulung acak.***Suara komputer di sebelahnya terus mengumumkan berita buruk yang tak ingin didengar semua orang. Ia meraung-raung, memohon pada Tuhan…

Berjoget Lara (Cerpen Primasanti Kartika)

Sambil beringsut ke kanan, kuintip dari balik tirai dengan mata setengah terbuka. Lagi-lagi, dua sejoli sedang masyuk dengan gawai masing-masing. Pemandangan yang sama seperti kemarin dan kemarinnya lagi….

Dafa dan Sepeda Merah (Cerpen Syahrul Chelsky)

Di sebuah desa kecil bernama Suka Ria, tinggal seorang anak laki-laki bernama Dafa. Ia duduk di kelas 5 SD. Rambutnya lurus, kulitnya agak sawo matang, dan matanya selalu…