Jalan-Jalan di Atas Awan, Jangan Lupa Mencari Pijakan (Cerpen Fathiya Haya)
Warga Kampung Kasih Sayang terkenal sangat baik. Mereka semua akrab satu sama lain. Kompak. Semua dekat dan saling mengenal dari ujung satu ke ujung lainnya. Mereka selalu siap…
Penawar (Cerpen Elvira Turnip)
Harga barang bekas ditentukan oleh seberapa cepat orang ingin melupakannya, bukan oleh seberapa mahal barang itu dulu dibeli. Itu prinsip pertama yang kupelajari dalam sepuluh tahun bekerja membeli…
Perempuan yang Membawa Pergi Tubuhnya (Cerpen Yuli Inersia)
Seolah-olah kiamat datang pada siang itu. Orang-orang berkumpul dan saling berhimpit. Jalanan dipagari berbagai macam betis. Tunggang-langgang ibu-ibu meninggalkan bayinya. Lalat-lalat dibiarkan kawin di atas potongan lontong. Orang-orang…
Bagaimana Kucing Melukis Menggunakan Kukunya? (Cerpen Syavira Dwi Putri Septiani)
Bau terpentin yang menguar di udara pun gagal menyamarkan aroma anyir darah. Ruang studio lantai dua itu berantakan. Pergumulan fatal terjadi di sana. Pada tengah ruangan, garis kapur…
Kodel (Cerpen Syifa Dwi Maharani)
“Kodel! Pergi kau!” usir wanita paruh baya itu dengan tubuh yang menahan gerak pintu.***Bibirnya yang pecah-pecah meluncurkan makian tanpa rem. Seolah ia sengaja meninggalkan otaknya di suatu laci…
Sisa Ketikan –Fragmen (Cerpen Indri Pangastuti)
Aroma kertas memiliki cara tersendiri untuk memanggil ingatan yang sudah berdebu. Di sudut ruangan penuh rak berdebu pada ruang bawah tanah, seorang gadis duduk. Bangku kayu dengan ornamen…
Anak Kecil dengan Seribu Kepalanya (Cerpen Gita Anindya)
Apa yang seharusnya dipikirkan seorang perempuan kecil di hari ulang tahunnya yang ke-13? Hanya saja kali ini berbeda. Sore ini, Mita tidak berada di rumahnya untuk merayakan pertambahan…
Menua di Jalanan, Saya (Pernah) Memilih “Tereliminasi” (Artikel Kaekaha)
Setiap sudut Jakarta adalah ruang sidang terbuka bagi memori. Bagi jutaan manusia yang menggantungkan hidup atau sekadar melintasinya, kota ini bukan sekadar hamparan beton, melainkan sebuah organisme hidup…
Dari Bantar Gebang, Aku Belajar Mencintai Jakarta (Artikel Ditta Atmawijaya)
Jedug! Perahu karet yang kami tumpangi mendadak berhenti di tengah riak arus Ciliwung River Adventure. Dayung terus dikayuh, tetapi perahu tak bergerak. Dasarnya tersangkut pada anyaman jaring limbah…
Jakarta, Antara Kenangan yang Menetap dan Kota yang Terus Tumbuh (Artikel Sharfina)
Bagi jutaan perantau dan warga lokal, Jakarta bukan sekadar koordinat di peta, melainkan kumpulan memori yang tertinggal di sudut-sudut jalannya. Wajah Jakarta boleh terus bersolek dengan gedung modern…
