Lupi dan Bulu-Bulunya yang Memutih (Cerpen Tia Sulaksono)

Lupi, seekor bajing kecil menangis di kamarnya. Ia terkejut karena saat bangun tidur, mendapati bulunya rontok. Bulu-bulu tipis itu penuh berserakan di atas tempat tidur, di antara alas…

Kaos Kaki Merah Pemanggil Mama (Cerpen Tia Sulaksono)

Desember tiba. Dan aku tetap merayakan sepi. Lampu warna-warni gemerlap, tapi aku merasa dunia hanya putih dan abu-abu.***Kaus kaki kugantung lagi untuk kesekian kali di dekat jendela. Seperti…

Fragmen Ruang Darah (Cerpen Tia Sulaksono)

Ada amis menjalar melalui hidung. Amis ini amis darah. Aku masih bisa mengenalinya di antara bau lap basah dari kain penutup kepalaku. Dan benar saja, ketika lelaki yang…

Makan Pelangi (Cerpen Tia Sulaksono)

“Tapi ini gak enak, Ma,” tolak Lula ketika sang mama hendak menuangkan tumis kangkung ke dalam piringnya yang hanya berisi nasi dan sosis.***“Coba dicicip sedikit.” Mama Lula tak…

Tledhek Desa Kedungmati (Cerpen Tia Sulaksono)

Seorang gadis dengan tahi lalat di lidahnya yang menjulur-julur, berjalan melintasi keramaian. Tahi lalat itu hitam bulat sempurna menyembul antara papila. Letaknya tepat di ceruk sulkus median. Konon…