Lorong yang Tak Ada di Peta (Cerpen Shabrina Amalia Islami)

Langit seperti melukis kesedihan sore itu. Awan menggumpal kelabu, menahan hujan yang belum turun, seolah ikut menahan tangis seseorang yang terlalu lelah untuk menangis.*** Adisatya berdiri di tengah perempatan…

Pelangi (Cerpen Varaziza)

Ada pelangi dalam mulutnya. Terjun bebas seperti air muntah. Muntahannya merambat, menyelusup dalam rongga dada, menjelma jingga. Dibelainya ruang navigasi bocah laki-laki berusia 12 tahun itu, mengecup pelan…

Di Bawah Atap Lobo (Cerpen Taufiq Agung Nugroho)

Di bawah atap Lobo yang tak pernah berbohong, satu cinta lama membuka luka, dan kampung Pipikoro pun dipaksa memilih antara adat atau ampunan.***Angin turun pelan dari lereng. Membawa…

Matematika di Mataku (Cerpen Ael)

“Jika x + y = 12 dan x – y = 4, maka nilai x × y adalah…?”*** Aku sudah menatap soal matematika itu cukup lama, tapi angka-angka di…