Rahasia Cap Jempol Pak Bakri (Cerpen Kaekaha)

Pagi itu, matahari masih mengintip malu-malu di balik pohon rambai saat sebuah perahu klotok terlihat membelah kabut tipis yang masih menggantung di atas permukaan rawa-rawa Desa Sungai Buluh, Hulu…

Merdeka dengan Karya-Karya Kreatif yang Menginspirasi (Artikel Kaekaha)

Setiap memperingati hari kemerdekaan Indonesia, termasuk 17 Agustus tahun ini yang telah menginjak usia ke-81, sering kali kita terjebak sebatas dalam seremonial untuk membingkai narasi-narasi besar sejarah perjuangan…

Menua di Jalanan, Saya (Pernah) Memilih “Tereliminasi” (Artikel Kaekaha)

Setiap sudut Jakarta adalah ruang sidang terbuka bagi memori. Bagi jutaan manusia yang menggantungkan hidup atau sekadar melintasinya, kota ini bukan sekadar hamparan beton, melainkan sebuah organisme hidup…

Literasi yang Membentuk Caraku Berpikir, Merasa, dan Memahami Dunia! (Artikel Kaekaha)

Saat ini, kita hidup di tengah banjir konten dengan judul bombastis, potongan opini, hingga video singkat yang serba cepat dan berisik. Semua serba instan, serba ringkas, tapi biasanya…

“Bagampiran”, Kongsi dengan Mereka yang Tak Terlihat! (Cerpen Kaekaha)

Haji Mursid bukan tukang urut biasa. Di Banjarmasin, namanya tersohor dan sangat dihormati. Orang-orang menyebut tangannya seperti mempunyai mata, memiliki berkat luar biasa mengembalikan tulang patah, menyembuhkan sendi-sendi…

Mak Comblang Itu Bernama Buah Hutan Kalimantan (Cerpen Kaekaha)

Nama lengkapnya Purwanto, tapi semua orang di Unit Layanan Kesehatan Pembantu (Pustu) di pedalaman Balangan, Kalimantan Selatan itu memanggilnya Mas Pur! Terdengar akrab, sederhana, dan njawani.***Baru dua minggu…