Tledhek Desa Kedungmati (Cerpen Tia Sulaksono)
Seorang gadis dengan tahi lalat di lidahnya yang menjulur-julur, berjalan melintasi keramaian. Tahi lalat itu hitam bulat sempurna menyembul antara papila. Letaknya tepat di ceruk sulkus median. Konon…
Mimpi Joharis dan Peti Es (Cerpen S Eleftheria)
Beberapa malam terakhir, mimpinya selalu sama. Ia terjebak di suatu ruangan dan menemukan seorang wanita muda meringkuk di dalam peti es, seperti membeku, berbaju tipis menutupi tubuh, memegang…
Seperti yang Kau Minta (Cerpen S Eleftheria)
Napas Mar berembus berat serasa menyuarakan perasaan teraduk-aduk setelah kabar buruk mengoyak ketenangan kami menjelang subuh tadi.*** “Kita pergi sekarang, Bu?” tanyaku kepadanya dan dibalas dengan sekali anggukan…
Hujan di Jalan Braga (Cerpen Fransisca Dafrosa)
“Kenapa kamu selalu memilih hujan untuk bertemu denganku?” tanya Alya sambil memandang rintik-rintik yang jatuh di Jalan Braga. Udara Bandung yang dingin seolah ikut meresapi hatinya yang tengah…
Upacara Bendera (Cerpen Rosul Jaya Raya)
Besok tanggal merah. Tujuh belas Agustus. Tanggal merah artinya hari libur. Tapi besok pagi, kami (para siswa) tidak boleh lesap dalam tidur.***Kami harus bangun pagi untuk ikut upacara…
Rumah di Ujung Ladang Milik Pak Tua (Cerpen Rangga Dipa)
Begitulah kesibukannya tiap hari. Tubuh rentanya berjalan menuju kotak pos yang sudah berkarat, ditemani dengking anjingnya yang setia, ia memeriksa apakah ada surat di dalamnya, lalu kembali dengan…
Kongsi Dukun Lintrik (Cerpen Kartika E.H.)
Tiga hari sudah aku nggak doyan makan apa pun. Setiap si Bambang, Budi dan juga si Bagus, sahabat-sahabatku memancing selera makanku, bahkan sampai menyuapiku makanan-makanan enak favoritku seperti…
Bagaimana Jepang Melindungi Sinyo (Cerpen Putriyana Asmarani)
Belum genap satu minggu sejak Jeroen tak lagi mendengar kabar bapaknya Jan Boudewijn setelah keduanya terpisah di Buitenzorg, ia menggandrungi tontonan gratis bersama Tante Alice di sebuah serambi…
Dear Semesta, Aku Rindu Senyumnya! (Cerpen Iqbal Muchtar)
Setiap helaan nafas adalah doa yang tak terucap, harapan yang meniti di atas seutas benang tipis, menggantung pada waktu yang terus berdetak. Rinduku telah menciptakan ruang di antara…
Pernikahan (Cerpen Banyu Biru)
Namaku Ana. Kenapa harus kuberitahu? Karena memang itu perlu supaya perempuan di luar sana tidak merasakan apa yang aku rasakan. Atau jika ada yang sudah telanjur, kau tahu…
