Merah di Arena (Cerpen Auranita Gibrani Darmawan)

“Arena itu jadi saksi bisu pertempuran,” kata mantan prajurit pada kawan yang sibuk mengabadikan kemegahan. Mata seorang purna-Praka itu berpijar. Meski matahari datang bersama udara lembabnya, mereka berhenti…