Kebodohan yang Dirayakan (Cerpen Shyants Eleftheria)
Perpustakaan di kota itu tak ubahnya seperti makam tua—dilupakan. Bangunannya kusam. Pintu masuknya nyaris tidak pernah bergerak. Di dalamnya hanya ada Pak Darmaji yang selalu duduk di belakang…
Perpustakaan di kota itu tak ubahnya seperti makam tua—dilupakan. Bangunannya kusam. Pintu masuknya nyaris tidak pernah bergerak. Di dalamnya hanya ada Pak Darmaji yang selalu duduk di belakang…